Nama : Tika Intan Saputri
NPM : 2A214768
Kelas
: 1EB25
PENGERTIAN
BISNIS
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang
atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa
Inggris business,
dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam
konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk
mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Menurut
kamus besar Bahasa Indonesia
adalah usaha komersial dalam dunia perdagangan,bidang usaha,usaha dagang. Secara historis kata
bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti
"sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam
artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Secara
etimologi, bisnis berarti keadaan dimana
seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan
keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan,
tergantung skupnya penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan
usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum),
teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan
yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis
pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas
yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian,
definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga
saat ini.
HUBUNGAN
EKONOMI DAN BISNIS
Dalam penggolongan ilmu ekonomi,
perekonomian sebuah negara atau perekonomian global termasuk ilmu ekonomi
makro. Bisnis termasuk ilmu ekonomi mikro.
Bisnis dan perekonomian saling mempengaruhi. Landasan perekonomian yang baik, dimana mata uangnya stabil, kebijakan pemerintahnya mendukung suasana investasi, dan kondisi sosial
Bisnis dan perekonomian saling mempengaruhi. Landasan perekonomian yang baik, dimana mata uangnya stabil, kebijakan pemerintahnya mendukung suasana investasi, dan kondisi sosial
BENTUK DASAR KEPEMILIKAN BISNIS
Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada
setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:
·
Perusahaan perseorangan: Perusahaan perseorangan adalah
bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan
perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan.
Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung
seluruh kerugian itu.
·
Persekutuan: Persekutuan adalah
bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan
perusahaan untuk mendapatkan profit. Sama seperti perusahaan perseorangan,
setiap sekutu (anggota persekutuan) memiliki tanggung jawab tak terbatas atas
harta perusahaan. Persekutuan dapat dikelompokkan menjadi persekutuan
komanditer dan firma.
·
Perseroan: Perseroan adalah bisnis yang kepemilikannya
dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang
terbatas atas harta perusahaan.
·
Koperasi: adalah
bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan
melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan
ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk
menyejahterakan anggotanya. Karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan
usaha lain adalah anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda
maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
TIPE-TIPE BISNIS
Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai
akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari
banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis
berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.
·
Manufaktur adalah
bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual
untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang
memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.
·
Bisnis
jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible,
dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka
berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
·
Pengecer dan distributor adalah
pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen.
Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor
atau pengecer. lihat pula: Waralaba
·
Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi
barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
·
Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan
terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
·
Utilitas adalah
bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan
biasanya didanai oleh pemerintah.
·
Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan
keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan
bangunan.
·
Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan
keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke
lokasi yang lain.
TUJUAN KEBIJAKAN BISNIS
Tujuan Ekonomi : memperoleh keuntungan
Tujuan Sosial : memenuhi kebutuhandan keinginan masyarakat
Tujuan Ekonomi : memperoleh keuntungan
Tujuan Sosial : memenuhi kebutuhandan keinginan masyarakat
SISTEM PEREKONOMIAN dan SISTEM PASAR
A. SISTEM PEREKONOMIAN
Sistem Perekonomian sangat berkaitan dengan sistem pasar dari produk itu sendiri
B. SISTEM PASAR
Sistem Pasar terbagi ke dalam 4 bagian :
1. Monopoli
2. Monopsoni
3. Oligopoli
4. Pasar Persaingan Sempurna
UNSUR UNSUR PENTING DALAM AKTIVITAS EKONOMI
Untuk berlangsungnya aktivitas ekonomi diperlukan 3 unsur, yaitu:
1. Kegiatan Manusia
2. Sumber-sumber Daya
3. Cara-cara berproduksi
HAKIKAT BISNIS
Kebutuhan manusia yang berupa barang dan jasa yang harus dipenuhi kebutuhannya dengan usaha mendapatkan alat pembayarnnya yaitu uang atau tukar-menukar barang ( barter ) yang saling menguntungkan di antara 2 belah pihak
politiknya memberikan kepastian,
memberikan situasi yang kondusif bagi bisnis untuk berkembang dengan baik.
Sumber:
0 komentar:
Posting Komentar